Mencinta langit
Dikala hujan tak terlihat
Mencinta air
Dikala hujan berlimpah
Menatap cakrawala
Tanpa lelah, tanpa letih
Mencari secercah sinar
Menilik seberkas cahaya
Terbalut rintik
Berselimut rindu
Bersemayam dalam dingin
Mencinta gelapnya awan
Tanpa payung untuk berteduh
Tak seorang tuk melindungi
Tak seorang tuk berbagi
Sendiri
Sedu-sedan kan berakhir
Kapan?
Entah
Tak kurasa hujan miliki akhir
Tak kurasa waktu bersahabat
Esok yang kuimpikan
Subuh yang kunanti
Demi mencari belahan jiwa
Tatkala dunia tak mengijinkan
Kugenggam erat dirimu dalam hati
Hati yang merenung
Menanti kesempatan
-Naytica-
No comments:
Post a Comment