Bagaikan Hujan
Airmata ku mengalir deras
Bagaikan guntur
Suara hatiku berteriak
Bagaikan tertusuk pisau
Hatiku terasa sakit
Bagaikan heno heno mo heji
Aku pun sedang bersedih
Bagaikan angin
Aku dianggap tak ada
Bagaikan air
Aku hanya bisa menerima semua itu
Dgn mengalir bagai air dalam sungai hidupku
Bagaikan batu
Tak bisa berbicara
Tak bisa mengeluh
Tak bisa mengatakan isi hatiku
Bagaikan penjahat
Aku di penjara
Dalam kesakitan
Bagaikan tanah
Aku selalu diinjak-injak
Tanpa ampun
Bagaikan sampah
Aku dibuang begitu saja...
-Naytica-
No comments:
Post a Comment