Saturday, August 7, 2010

Bagaikan

Bagaikan Hujan
Airmata ku mengalir deras

Bagaikan guntur
Suara hatiku berteriak

Bagaikan tertusuk pisau
Hatiku terasa sakit

Bagaikan heno heno mo heji
Aku pun sedang bersedih

Bagaikan angin
Aku dianggap tak ada

Bagaikan air
Aku hanya bisa menerima semua itu
Dgn mengalir bagai air dalam sungai hidupku

Bagaikan batu
Tak bisa berbicara
Tak bisa mengeluh
Tak bisa mengatakan isi hatiku

Bagaikan penjahat
Aku di penjara
Dalam kesakitan

Bagaikan tanah
Aku selalu diinjak-injak
Tanpa ampun

Bagaikan sampah
Aku dibuang begitu saja...

-Naytica-

No comments:

Post a Comment